Tegalrejo, 11 Desember 2025,
Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo melalui Program Tegalrejo Hijau, Sehat, dan Berdikari (Teh Sekar) sebagai mitra binaan telah menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pelatihan Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik” pada 11 Desember 2025 di Tegalrejo. Kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta yang merupakan anggota Bank Sampah Miguno.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemilahan dan pengolahan sampah secara tepat guna, serta mendukung terwujudnya kemandirian lingkungan di wilayah Tegalrejo. Dua narasumber dari Fakultas Biologi UGM hadir sebagai pemateri, yaitu Ibu Novita Yustinadiar, S.Si., M.Si., yang menyampaikan materi mengenai pengolahan sampah anorganik, serta Bapak Jamal Musa Holle, S.Si., M.Env.Sc., D.Phil., yang memberikan pemaparan tentang pengolahan sampah organik.
Acara diawali dengan pre-test untuk memetakan pengetahuan awal peserta terkait pengelolaan sampah. Selama sesi pelatihan, peserta memperoleh penjelasan teoretis dan demonstrasi praktik pengolahan sampah rumah tangga yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Pelatihan ditutup dengan post-test sebagai bentuk evaluasi peningkatan pemahaman peserta dan efektivitas kegiatan.
Dalam pelatihan ini, peserta mengikuti praktik pembuatan berbagai produk daur ulang, seperti kerajinan dari botol plastik serta pembuatan bantal sofa dan bean bag berbahan isian plastik. Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan sampah plastik yang tidak memiliki nilai jual agar dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mengurangi kebiasaan membakar sampah plastik yang berbahaya bagi kesehatan. Pada sesi pengolahan sampah organik, peserta mendapatkan demonstrasi pembuatan kompos menggunakan metode Berkeley (berlapis dalam compost bag) serta teknik pengolahan sampah organik menggunakan maggot di dalam maggot box.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan Bank Sampah Miguno, dilakukan pula penyerahan satu unit mesin pencacah sampah plastik untuk membantu proses pencacahan plastik yang akan digunakan sebagai bahan isian bantal sofa dan bean bag. Peserta turut menerima brosur dan buku panduan praktis pengolahan sampah organik dan anorganik yang mudah diikuti dan dapat diterapkan secara mandiri.
Pelaksanaan pelatihan ini secara langsung mendukung beberapa indikator dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Kontribusi terhadap SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) tercermin melalui upaya peningkatan kualitas lingkungan dan pengurangan risiko kesehatan akibat pengelolaan sampah yang kurang tepat. Edukasi melalui materi narasumber serta mekanisme pre-test dan post-test memperkuat SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Dari perspektif lingkungan, kegiatan ini mendukung SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) dengan mengurangi potensi pencemaran serta memperkuat SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) lewat penguatan komunitas sadar lingkungan. Selain itu, pelatihan ini mendorong tercapainya SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui peningkatan praktik pemilahan, penggunaan kembali, dan daur ulang sampah. Penerapan teknik komposting juga selaras dengan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena membantu menurunkan emisi gas rumah kaca dari sampah organik. Secara keseluruhan, kegiatan ini mencerminkan implementasi SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi erat antara Fakultas Biologi UGM, Program Teh Sekar, dan PT Pertamina Patra Niaga AFT Adi Sumarmo dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.










